Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit,
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau
Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan
Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya,
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air
Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri
Taufiq Ismail
Advertisement
Jika engkau bisa, jadilah seorang ulama (orang yang berilmu).
Jika engkau tidak mampu, maka jadilah penuntut ilmu.
Bila engkau tidak bisa menjadi seorang penuntut ilmu, maka cintailah mereka.
Dan jika kau tidak mencintai mereka, janganlah engkau benci mereka.
- Umar bin Abdul Aziz
hehe, agak ga nyambung ;D
Takkan lelah terhambur, dalam gelombang paradigma waktu.
Tuk dapatkan arah tujuan,
Yang mampu pancangkan tonggak keyakinan.
Tentang salah dan benar, baik ataupun buruk.
Namun, beriak tak jarang teriak
Lantunkan dunia nisbi tak bergaransi
Hmmm… sentuhan lembut tenangkan jiwa
Hingga Lafadz Astaghfirulloh….. “, terurai dalam ‘kerendahan hati’
Ternyata ini puisi Taufiq Ismail toh..
Pas kebetulan tadi sore terakhirnya acara tv Term*h*k-m*h*k (r) dibacakan puisi ini, eh sekarang baca lagi dari blognya Mr FH (r).
Sip, bagus, menguatkan hati kroco2 spt kita wekekekkekee..
Selamat, semoga menginsipirasi banyak orang.